Saturday, November 10, 2012

Doa Supaya Dijauhkan Dari Zina


Daripada Abi Umamah telah berkata:
Sesungguhnya seorang pemuda datang kepada Nabi s.a.w, seraya berkata:
“Ya Rasulallah, izin aku untuk berzina”.

Maka orang ramai pun berpaling kepadanya sambil menahannya, dan mereka berkata: “Jangan..jangan (Berhentilah kamu daripada berkata sebegitu)”,

Maka Rasulullah s.a.w bersabda: “Bawakan dia dekat denganku”. Maka pemuda itu telah mendekati Baginda s.a.w.
(Abu Umamah) berkata: maka (pemuda itu) telah duduk (dekat dengan Rasulullah s.a.w).

Rasulullah s.a.w mula bersabda: “Adakah kamu suka itu (perbuatan zina) terjadi kepada ibumu?” Lantas pemuda itu menjawab: “Demi Allah, tidak! (Aku lebih sanggup) Allah jadikan aku tebusan (kematianku) bagimu!”

Rasulullah s.a.w menyambung: “(Begitulah juga halnya) orang ramai tidak suka hal itu (terjadi) kepada ibu-ibu mereka”.

Rasulullah s.a.w bersabda lagi: “Adakah kamu suka itu (perbuatan zina) terjadi kepada anak perempuanmu?” Lantas pemuda itu menjawab: “Demi Allah, tidak! (Aku lebih sanggup) Allah jadikan aku tebusan (kematianku) bagimu!”

Rasulullah s.a.w menyambung: “(Begitulah juga halnya) orang ramai tidak suka hal itu (terjadi) kepada anak-anak perempuan mereka”.

Rasulullah s.a.w bersabda lagi: “Adakah kamu suka itu (perbuatan zina) terjadi kepada saudara perempuanmu?” Lantas pemuda itu menjawab: “Demi Allah, tidak! (Aku lebih sanggup) Allah jadikan aku tebusan (kematianku) bagimu!”

Rasulullah s.a.w menyambung: “(Begitulah juga halnya) orang ramai tidak suka hal itu (terjadi) kepada saudara-saudara perempuan mereka”.

Rasulullah s.a.w bersabda lagi: “Adakah kamu suka itu (perbuatan zina) terjadi kepada emak saudaramu (sebelah ayah)?” Lantas pemuda itu menjawab: “Demi Allah, tidak! (Aku lebih sanggup) Allah jadikan aku tebusan (kematianku) bagimu!”

Rasulullah s.a.w menyambung: “(Begitulah juga halnya) orang ramai tidak suka hal itu (terjadi) kepada emak-emak saudara (sebelah ayah) mereka”.

Rasulullah s.a.w bersabda lagi: “Adakah kamu suka itu (perbuatan zina) terjadi kepada emak saudaramu (sebelah ibu)?” Lantas pemuda itu menjawab: “Demi Allah, tidak! (Aku lebih sanggup) Allah jadikan aku tebusan (kematianku) bagimu!”

Rasulullah s.a.w menyambung: “(Begitulah juga halnya) orang ramai tidak suka hal itu (terjadi) kepada emak-emak saudara (sebelah ibu) mereka”.

Abu Umamah berkata: Maka Rasulullah s.a.w meletakkan tangannya di atas pemuda itu, lalu berdoa:

اللَّهُمَّ اغْفِرْ ذَنْبَهُ , وَطَهِّرْ قَلْبَهُ , وَحَصِّنْ فَرْجَهُ 
“ALLAHUMMAGHFIR ZANBAHU, WA TOHHIR QALBAHU, WA HASSIN FARJAHU”
"Ya Allah ampunkanlah dosanya, bersihkanlah/sucikanlah hatinya, dan bentengilah kemaluannya"
Selepas itu, pemuda itu tidak lagi memandang sesuatu (yang berbentuk maksiat)
(Sekiranya perempuan HU ditukar kepada HA)


sumber: http://lobaitampin.blogspot.com


No comments:

Post a Comment

Terimakasih kerana meninggalkan komen

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

facebook